Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Sikap Anti-cyberbullying pada Siswa SMP di Banjarmasin

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Akhmad Fadillah Fahriannor
Nina Permata Sari
Noor Ainah

Abstract

Purpose – This study aims to examine the relationship between social media use and anti-cyberbullying attitudes among junior high school students.
Methods – This research employed a quantitative approach using a cross-sectional survey design. The sample consisted of 121 seventh-grade students of SMP Negeri 13 Banjarmasin selected through purposive sampling. Data were collected using self-administered questionnaires measuring social media use and anti-cyberbullying attitudes. Social media use was operationalized as a multidimensional construct, including intensity, types of activities, socio-emotional experiences, and online interaction norms. Data was analyzed using Pearson correlation and simple linear regression with the assistance of SPSS 29, after fulfilling assumption tests including normality and linearity.
Findings – The results showed a significant positive relationship between social media use and anti-cyberbullying attitudes (r = 0.442; p < 0.001), indicating a moderate level of association. Regression analysis further revealed that social media use significantly contributes to anti-cyberbullying attitudes (? = 0.359; p < 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.196. This indicates that social media use accounts for 19.6% of the variance in anti-cyberbullying attitudes. These findings suggest that social media use is associated with the development of preventive attitudes toward cyberbullying, without implying a causal relationship.
Research Implications – This study highlights the importance of digital interaction experiences in shaping adolescents’ preventive attitudes toward cyberbullying. However, the findings should be interpreted with caution due to the cross-sectional design, single-site sample, and reliance on self-reported data, which may introduce bias.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Fahriannor, A. F., Sari, N. P., & Ainah, N. (2026). Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Sikap Anti-cyberbullying pada Siswa SMP di Banjarmasin. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 494–506. https://doi.org/10.62491/njpi.2026.v6i2-16

References

  1. Ade, A. (2024). Gambaran Perilaku Cyberbullying Di Media Sosial Pada Remaja Smp Di Kota Banjarmasin 2024. Jurnal Stikes Suaka Insan Banjarmasin.
  2. Ainah, N., Rusli, R., Husin, G. M. I., & Arief, M. I. (2024). Sosialisasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental dan Kesehatan Jasmani Bagi Remaja di Banjarmasin. Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 81–90.
  3. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2025). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia - Survei Penggunaan Internet. https://survei.apjii.or.id/
  4. Chanra, H. (2024). Dampak penggunaan media sosial terhadap kehidupan remaja. Tarbawi: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 7(1), 13–24.
  5. Febriani, E., & Hariko, R. (2023). Gambaran perilaku cyberbullying siswa sekolah menengah pertama. Journal of Counseling, Education and Society, 4(1), 1.
  6. Fuchs, C. (2014). Social Media?: A Critical Introduction. SAGE.
  7. Harahap, A. S., Nabila, S., Sahyati, D., Tindaon, M., & Batubara, A. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perilaku etika remaja di era digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 9.
  8. Hidayat, A. A., Soesanto, E., & Hilmy, M. I. (2024). Implementasi Nilai-nilai Kebangsaan yang Bersumber Kepada Pancasila dan UUD 1945 dalam Penerapan Pencegahan Cyber Bullying di Sosial Media. Jurnal Komunikasi, 2(6), 411–435.
  9. Iskandar, I., & Salamah, U. (2025). Pengaruh “cyberbullying” melalui media sosial terhadap tingkat kecemasan remaja. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(5), 245–262.
  10. Jariyah, S. A. (2022). Fenomena Cyberbullying Dan Penanganannya (Studi Kasus Pada Dua Siswa Di Smp Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa).
  11. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024, July 12). Gandeng Sejumlah Pihak, Kemen PPPA Dorong Aksi Bersama Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan di Ranah Daring. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/siaran-pers/gandeng-sejumlah-pihak-kemen-pppa-dorong-aksi-bersama-lindungi-perempuan-dan-anak-dari-kekerasan-di-ranah-daring
  12. Sari, N. P., Makaria, E. C., Dinanty, N. S., & Munawarah, M. (2023). Problematika Perilaku Anak di Bantaran Sungai (M. A. Setiawan, Ed.). Deepublish.
  13. Sari, N. P., Putro, H. Y. S., Babiera II, R. M., & Asagi Dewantara, B. (2025). Digital Ecopedagogy-Based Counseling to Reduce Cyberbullying in Indonesian Wetland Adolescents. In International Journal of Environmental Sciences (Vol. 11, Number 7). https://theaspd.com/index.php
  14. Sari, N. P., Setiawan, M. A., & Makaria, E. C. (2022). Pengantar Bimbingan dan Konseling Komunitas Lahan Basah: Dari Visi Keilmuan Menuju Pusat Pengembangan. Deepublish.
  15. Sari, N. P., Setiawan, M. A., Makaria, E. C., Putro, H. Y. S., Saputra, D. G., & Ananda, P. (2026). Mapping Adolescent Cyberbullying in Wetland Communities: An Ecological Analysis Based on Bronfenbrenner’s Theory. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 10(01), 861–874.
  16. Sitinjak, E. K., Ziliwu, A., Nababan, R. N., Ginting, D. L. B., & Tobing, M. P. L. (2025). Pencegahan cyberbullying melalui penggunaan media sosial di SMA Negeri 1 STM Hilir. Journal Of Human And Education (JAHE), 5(2), 344–354.
  17. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
  18. Sugiyono, P. D. (2016). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D 2016. Bandung: PT. Alfabeta.
  19. Wijaya, C., Kusumaningrum, J. R., Nazara, V., & Herlianti, K. P. (2022). Analisis tindakan cyberbullying di kalangan remaja. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 1(01).